Pemkab Bengkalis Diminta Jangan Ulur Waktu Lagi Soal Lelang Proyek

Diterbitkan Tanggal: 26 / 03 / 17

Kategori: | BENGKALIS, BERITA HANGAT, TODAY |

 

proses lelangRIAUEXPRESS, BENGKALIS – Triwulan pertama tahun anggaran 2017 beberapa hari lagi akan berakhir, namun sampai sekarang progress Pemkab Bengkalis terkait pengadaan barang dan jasa masih belum ada kejelasan sama sekali. Dikhawatirkan, proses lelang pengadaan barang dan jasa tahun ini akan kembali terlambat seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional (Gapeknas) Bengkalis Fitra Budiman SH mengatakan bahwa sampai sekarang belum ada tanda-tanda kapan proses pelelangan pengadaan barang dan jasa akan dimulai. Tidak hanya itu, Rencana Umum Pengadaan (RUP) saja belum ditayangkan di Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) sama sekali.

“Ini sudah mau akhir triwulan tiga tahun anggaran. Kalau dalam sebulan kedepan proses lelang belum dilaksanakan kejadian tahun-tahun sebelumnya bakal kembali terulang, lelang terlambat dan terkesan dipaksakan. Untuk itu kita mendesak seluruh SOPD di Pemkab Bengkalis untuk menggesa proses pelelangan,” ungkap Fitra Budiman, Minggu (26/03/17).

Disebutnya, di kabupaten dan kota lain tahapan pelelangan pengadaan barang dan jasa sudah ada yang memulainya, sedangkan di Bengkalis masih adem ayem, dan masih ada rekanan yang disibukan dengan pengurusan pencairan atau terminj proyek tahun 2016 yang tunda bayar. Selain itu, seluruh SOPD harus bergerak pro aktif mempersiapkan dokumen pelelangan dengan menayangkan di SPSE.

“Persoalan klasik dalam pengadaan barang dan jasa di Bengkalis ini sejak dahulu adalah selalu terjadi keterlambatan pelelangan. Dampaknya adalah banyak proyek di akhir tahun anggaran yang tidak selesai dikerjakan dan tentu hal tersebut tidak bagus untuk pembangunan daerah serta masyarakat sebagai bojek dari program tersebut,” kata pria akrab disapa Budi ini.

Ketika hal tersebut coba dikonfirmasi kepada Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Bengkalis Adi Prasetyo ST, nomor selulernya sedang tidak aktif.

Laporan: Budi Prayitno

Editor: Mislam

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!