Dihebohkan Akan Culik Anak, Ternyata Sopir Ini Berangkat Hadiri Pesta Nikah

Diterbitkan Tanggal: 26 / 03 / 17

Kategori: | BENGKALIS, BERITA HANGAT, TODAY, WAJAH DESA |

MOBIL-DIKIRA PENCULIK

Foto: Budi Prayitno

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Masyarakat Desa Ketam Putih Kec.Bengkalis ke Polsek Bengkalis, ada sebuah mobil Avanza masuk ke desa mereka, yang dikabarkan ‎akan melakukan penculikan pada tiga orang anak, Sabtu (25/03/17).

Sehingga, untuk mengetahui persis kejadiannya, pihak Polsek Bengkalis memanggil 3 orang anak yang kabarnya akan diculik melalui Bhabinkamtibmas Ketam Putih Bripka Alraizon untuk hadir di Kantor Polsek.

“Dari hasil penyelidikan ini, 3 anak itu masing-masing Siti Zulaikha (14) pelajar kelas II SMP,Kamelia (11) pelajar SD dan Amelia (10) pelajar SD yang beralamat di Jalan Utama, Desa Ketam Putih, Kec.Bengkalis.” terang Kapolsek AKP Syafril Thalib, Sabtu, (25/03/17) petang.

Dia jelaskan, awalnya Sabtu kemarin, sekitar pukul 07:00 WIB ada sebuah mobil Avanza berwarna putih berpapasan dengan Siti Zulaikha, ketika berangkat Sekolah mengendarai Sepeda Motor dan tiba-tiba berhenti.

“Karena Siti itu merasa tidak kenal dengan orang yang didalam mobil tersebut, dia langsung tancap gas, meskipun orang didalam mobil tersebut hanya ingin bertanya,” tambahnya.

Karena gagal bertanya, mobil tersebut terus berjalan lebih kurang 20 meter dari tempat awal, bertemu dua anak sekolah Kamelia dan Amelia ketika berangkat sekolah.

Ketika sopir itu bertanya, kedua anak tersebut langsung berlari ketakutan hingga tercebur ke parit dan menangis, akhirnya mobil tersebut langsung pergi.

“Tapi setelah kita lidik, ternyata sesuai keterangan warga Desa Kelemantan, bahwa pengemudi dan orang yang ada didalam mobil tersebut adalah warga Desa Wonosari dan bermaksud bertanya alamat tempat pesta nikah,” jelas Kapolsek.

Terkait hal ini, Kapolsek menyimpulkan, tidak ada penculikan dan sebenarnya ketiga anak itu hanya sebatas ketakutan, karena saat ini marak kabar penculikan serta berita bohong.

“Oleh karena itu, kita menghimbau pada masyarakat Bengkalis, terutama warga Desa Ketam Putih, ‎untuk tidak memperbesar berita yang tak benar (hoax) karena akan menimbulkan keresahan,” tambahnya.

Laporan: Budi Prayitno

Editor: Mislam

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!