Tiga Kali Mangkir Dipanggil, Teguran Ketua PN Kls IA Pekanbaru Diabaikan Oleh PT. PLN Area Pekanbaru Rayon Kota Barat

Diterbitkan Tanggal: 18 / 02 / 17

Kategori: | BERITA HANGAT, EKONOMI & BISNIS, Pekanbaru, TODAY |

RIAUEXPRESS, PEKANBARU – Pada hari Kamis tanggal 9 Februari 2017 juru sita Pengadilan Negeri Kls 1A Pekanbaru mengirimkan surat panggilan “aanmaning” (teguran) ketiga kalinya kepada Manager PT.PLN (Persero) area Pekanbaru rayon kota barat (YANG BARU) yang dikirimkan suratnya kepada Pimpinan PT.PLN (Persero) wilayah Riau dan Kepri di Jl.Setia budi Pekanbaru dan diterima oleh RAYENDRA DEPUTY MANAGER UMUM PT.PLN (Persero) wilayah Riau dan Kepulauan Riau untuk hadir pada pertemuan hari Kamis tanggal 16 Februari 2017 di PN Kls1A Pekanbaru dan Manager PT.PLN (Persero) area Pekanbaru rayon kota barat (YANG BARU)  maupun utusan dari Pimpinan PT.PLN (Persero) wilayah Riau dan Kepri TIDAK HADIR, dengan pertemuan jam 09.00 WIB yang ditetapkan oleh Ketua PN Kls 1A Pekanbaru.

Hal ini tidak heran oleh kami karena sebelumnya Manager PT.PLN (Persero) area Pekanbaru rayon kota barat (YANG BARU) yang dikirimkan suratnya kepada Pimpinan PT.PLN (Persero) wilayah Riau dan Kepri di Jl.Setia budi Pekanbaru dua kali mangkir dalam “aanmaning” (teguran) yang dikirimkan oleh Ketua PN Kls 1A Pekanbaru, yaitu  ( baca :http://riauexpress.com/press/2017/02/09/dua-kali-mangkir-pt-pln-persero-area-pekanbaru-rayon-kota-barat-tidak-melaksanakan-putusan-pengadilan-negeri-kls-1a-pekanbaru/)

Karena sudah tiga kali mangkir, maka Ketua PN Kls 1A Pekanbaru mengeluarkan Surat PENETAPAN No : 06/Pen.Pdt/Eks-Pts-BPSK/2017/PN.Pbr Jo.No.048/Pts/BPSK/IX/2016 Jo. No : 260/Pdt.Sus/BPSK/2016/PN.Pbr tanggal 16 Februari 2017, antara lain bunyinya  :

–            Menimbang, Bahwa oleh karena amar Putusan yang telah berkekuatan hukum tetap yang akan dilaksanakan hanya bersifat  “Penghukuman bagi Pemohon Keberatan / semula Termohon untuk memasang kembali aliran listrik dan serta Kwh yang telah dicabut seperti semula “ sebagaimana Amaar Putusan Poin 4 (empat) pada Putusan Pengadilan Negeri Pekanbaru No : 260/Pdt.Sus/BPSK/2016/PN.Pbr tanggal 14 Desember 2016, dimana pemasangan tersebut hanya bisa dilakukan oleh pihak Termohon ( PT.PLN) ;

–            Menimbang, Bahwa PEJABAT PEMERINTAHAN MEMILIKI KEWAJIBAN MEMATUHI PUTUSAN PENGADILAN YANG TELAH BERKEKUATAN HUKUM TETAP SEBAGAIMANA DISEBUTKAN DALAM PASAL 7 AYAT 2 HURUF (L) UU RI NO 30 TAHUN 2014 TENTANG ADMINISTRASI PEMERINTAHAN, maka berdasarkan hal tersebut PN Pekanbaru mengeluarkan PENETAPAN Perihal Perintah Pelaksanaan Putusan ;

–            Memperhatikan Pasal – pasal dari UU serta ketentuan – ketentuan hukum lain yang berkenaan dengan perkara ini :

M E N E T A P K A N

  1. Mengabulkan Permohonan Pemohon Eksekusi tersebut diatas ;
  2. Memerintahkan kepada Termohon eksekusi agar segera melaksanakan Putusan PN Pekanbaru No : 260/Pdt.Sus/BPSK/2016/PN.Pbr tanggal 14 Desember 2016 yang telah berkekuatan hukum tetap, yakni dengan memasang kembali aliran listrik serta Kwh listrik yang telah dicabut seperti semula atas nama PITER WONGSO dengan membebaskan biaya pemasangan ;
  3. Memerintahkan kepada Panitera PN Pekanbaru untuk menyampaikan salinan penetapan ini kepada Termohon eksekusi untuk dapat dilaksanakan ;
  4. Menetapkan biaya – biaya yang timbul dalam penetapan ini berdasarkan hukum.

Selain Surat PENETAPAN yang diatas,   ada surat Pengantar yang melekat dengan Surat PENETAPAN tersebut yang ditujukan kepada Pimpinan PT.PLN (Persero) Jl.Musyawarah RT01 RW 09 Labuh Baru Barat Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru, antara lain sbb :

  1. Bahwa Termohon EKSEKUSI (PT.PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau) telah dipanggil secara sah dan patut 3 (tiga) kali berturut-turut oleh Juru Sita PN Pekanbaru sebagaimana Relaas panggilan masing – masing tertanggal 27 Januari 2017, 3 Februari 2017 dan 9 Februari 2017, agar yang bersangkutan datang menghadap Ketua PN Pekanbaru dalam rangka pelaksanaan Aanmaning, akan tetapi yang bersangkutan tidak pernah hadir memenuhi panggilan maupun mengirimkan kuasa ;
  2. Bahwa Putusan BPSK Kota Pekanbaru No : 048 / Pts/BPSK/IX/2016 tanggal 20 Oktober 2016 Jo. Putusan PN Pekanbaru No : 260/Pdt.Sus/BPSK/2016/PN.Pbr tanggal 14 Desember 2016 telah mempunyai kekuatan hukum tetap, dimana  PT.PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau selaku Termohon EKSEKUSI DIHUKUM untuk memasang kembali aliran listrik dan serta Kwh listrik atas nama PITER WONGSO yang telah dicabut seperti semula dan membebaskan Pemohon dari biaya Tagihan sebesar Rp. 110.483.334,- ( Seratus sepuluh juta empat ratus delapan puluh tiga ribu tiga ratus tiga puluh empat rupiah ) ;
  3. Bahwa Pejabat Pemerintahan memiliki kewajiban mematuhi Putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (Pasal 7 ayat (2) huruf (l) UU RI No. 30 tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan).

Dengan alasan – alasan diatas, maka besar harapan kami agar PT.PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau selaku Termohon EKSEKUSI segera melaksanakan PUTUSAN dimaksud sebagaimana dalam Penetapan Ketua PN Pekanbaru yang dibuat dan mengikat sejak ditetapkan tanggal 16 Februari 2017 dan untuk itu kami beri batas waktu selama 8 (delapan) hari setelah pemberitahuan ini disampaikan dan mendapatkan jawaban.

Surat pengantar dan surat Penetapan Ketua PN Pekanbaru tersebut ditembuskan kepada : OMBUDSMAN RI di Jakarta, OMBUDSMAN Perwakilan di Pekanbaru, Kementerian BUMN RI di Jakarta, Dirut PT PLN (Persero) Pusat di Jakarta, Ketua Pengadilan Tinggi Pekanbaru dan PITER WONGSO selaku Pemohon Eksekusi.

Laporan: Ferry

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!