Dua Kali Mangkir PT.PLN (Persero) Area Pekanbaru Rayon Kota Barat Tidak Melaksanakan Putusan Pengadilan Negeri Kls 1A Pekanbaru

Diterbitkan Tanggal: 09 / 02 / 17

Kategori: | Pekanbaru, Riau |

RIAUEXPRESS, PEKANBARU – Pada hari Jumat tanggal 28 Januari 2017 juru sita Pengadilan Negeri Kls 1A Pekanbaru mengirimkan surat panggilan “Aanmaning” (teguran) kepada Manager PT.PLN (Persero) area Pekanbaru rayon kota barat (YANG BARU) yang dikirimkan suratnya kepada Pimpinan PT.PLN (Persero) wilayah Riau dan Kepri di Jl.Setia budi Pekanbaru dan diterima oleh Hendri Setiawan untuk hadir pada pertemuan hari Rabu tanggal 1 Februari 2017 di PN Kls1A Pekanbaru dan Manager PT.PLN (Persero) area Pekanbaru rayon kota barat (YANG BARU)  maupun utusan dari Pimpinan PT.PLN (Persero) wilayah Riau dan Kepri TIDAK HADIR. 

Lalu pada hari Jumat tanggal 3 Februari  2017 juru sita Pengadilan Negeri Kls 1A Pekanbaru kembali mengirimkan surat panggilan “Aanmaning” (teguran) kepada Manager PT.PLN (Persero) area Pekanbaru rayon kota barat yang dikirimkan suratnya kepada Pimpinan PT.PLN (Persero) wilayah Riau dan Kepri di Jl.Setia budi Pekanbaru dan diterima oleh Robi  untuk hadir pada pertemuan hari Rabu tanggal 8 Februari 2017 di PN Kls1A Pekanbaru dan Manager PT.PLN (Persero) area Pekanbaru rayon kota barat maupun utusan dari Pimpinan PT.PLN (Persero) wilayah Riau dan Kepri TIDAK HADIR JUGA.

Pada saat itu juga setelah selesai sidang “Aanmaning”, juru sita PN Kls 1A Pekanbaru menghubungi Manager PT.PLN (Persero) Area Pekanbaru rayon kota barat (YANG BARU)  untuk menanyakan kenapa tidak hadir dan dijawab oleh Manager PT.PLN (Persero) Area Pekanbaru rayon kota barat (YANG BARU)  : “ ITU SUDAH MENJADI KEWENANGAN DARI PIMPINAN PT.PLN (PERSERO) WILAYAH RIAU DAN KEPRI DI JL.SETIA BUDI PEKANBARU “.  Kata Deni Irawan.

Kemudian Ketua PN Kls 1A Pekanbaru memutuskan untuk memanggil yang ketiga kali surat panggilan “aanmaning” (teguran) kepada Manager PT.PLN (Persero) area Pekanbaru rayon kota barat (YANG BARU)  yang dikirimkan suratnya kepada Pimpinan PT.PLN (Persero) wilayah Riau dan Kepri di Jl.Setia budi Pekanbaru dan diterima oleh Robi  untuk hadir pada pertemuan hari Kamis tanggal 16 Februari 2017 di PN Kls1A Pekanbaru dan berharap agar Manager PT.PLN (Persero) area Pekanbaru rayon kota barat (YANG BARU)   yang dikirimkan suratnya kepada Pimpinan PT.PLN (Persero) wilayah Riau dan Kepri di Jl.Setia budi Pekanbaru DAPAT HADIR pada acara “Aanmaning” tersebut.

Sebelumnya Putusan PN  Kls 1A  Pekanbaru No.260/Pdt.SUS/BPSK/2016/PN Pbr  tanggal  14 Desember 2016, yang  menghukum PT.PLN (persero) area pekanbaru rayon kota barat untuk memasang kembali aliran listrik dan serta Kwh listrik yang telah dicabut seperti semula ke konsumennya Piter Wongso, tidak dihiraukan  oleh PT.PLN (persero) area pekanbaru rayon kota barat, terbukti dengan adanya surat yang dibalas PT.PLN (persero) area pekanbaru rayon kota barat melalui Penasehat hukumnya Dr HM Yusuf Daeng M, SH, MH, PhD & Assosiates melalui surat mereka No.131/SK-YD/XII/2016 tanggal 28 Desember 2016 yang menyebutkan bahwa untuk memasang kembali KWh listrik yang telah dicabut diberlakukan sebagai pelanggan baru dengan mengajukan permohonan pasang baru, dengan bunyi surat sebagai berikut;

  1. PLN (Persero) Wilayah Riau Kepulauan Riau menerima putusan tersebut.
  2. Berkaitan dengan amar putusan pengadilan untuk memasang kembali aliran listrik serta KWh listrik yang dicabut seperti semula, PT.PLN (Persero) Wilayah Riau Kepulauan Riau menyampaikan prosedur administrasi yang ada di PT.PLN (Persero) bahwa berdasarkan pasal 5 keputusan Direksi nomor : 163.1.K/DIR/2012 tentang penyesuaian rekening pemakaian tenaga listrik diatur bahwa “penyambungan kembali bagi pelanggan yang telah dikenakan pembongkaran rapung diberlakukan sebagai pelanggan pasang baru, setelah melunasi tunggakan rekening listrik”.
  3. Maka berdasarkan poin (2) diatas, terkait untuk memasang kembali KWh listrik yang telah dicabut tersebut, maka pelanggan atas nama :

Nama : H.Ahmad Royan, ID Pel : 1811110083256

Diberlakukan sebagai pelanggan baru dengan mengajukan permohonan pasang baru dan membayar biaya pemasangan baru dengan daya yang diajukan oleh pelanggan. [MEG 11]

Laporan : Ferry

Editor: Mislam

 

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!