Imigrasi Pekanbaru Bantah Bebaskan TKA Asal Tiongkok

Diterbitkan Tanggal: 23 / 01 / 17

Kategori: | Riau |

Ilustrasi – Foto: Kabar24.com

RIAUEXPRESS, PEKANBARU – Kantor Imigrasi Klas IA Pekanbaru  membantah telah melepaskan 34 Tenaga Kerja Asing (TKA)  yang diamankan di proyek PLTU Tenayan Raya.

Saat ini, pekerja asal Republik Rakyat Tingkok (RRT) itu masih menjalani proses Berita
Acara Pemeriksaan (BAP).

Kepala Divisi Imigrasi Kementerian Hulum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Riau, Sutrisno, mengatakan, pihaknya masih menahan paspor TKA tersebut. “Belum ada yang dilepas,” ujar Sutrisno, di Pekanbaru, Minggu (22/1/2017).

Dijelaskannya, dari pendataan yang dilakukan Imigrasi ada 109 TKA yang bekerja di proyek PLTU tersebut. Sebanyak 21 di antaranya punya  Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) sedangkan 88 lainnya  mengantongi visa kunjungan.

Saat ini, Mereka ditempatkan di barak yang ada di PLTU Tenayan Raya. Pasalnya, Kantor Imigrasi tak punya tempat untuk menampung pekerja tersebut.

“Kita siamankan dengan jaminan sponsor. Paspor mereka masiih ditahan,” kata Sutisno.

Sutrisno tak ingin menanggapi lebih jauh  penilaian pihak PLN yang menyatakan 34 TKA sudah dilepas
“Yang jelas paspornya masih sama kami dan kami tetap lakukan pemeriksaan,” tegasnya.

Sebelumnyaa, Selasa (17/1), imigrasi mengamankan 35 TKA asal RRT yang bekerja di PLTU Tenayan Raya. Mereka dibawa ke Kantor Imigrasi Klas 1A Pekanbaru untuk proses pemeriksaan.(MC Riau/yan)

[http://mediacenter.riau.go.id]-[MEG]

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!