Nasib Guru Honorer Belum Jelas, Setelah SMA Sederajat Ditarik Provinsi

Diterbitkan Tanggal: 22 / 01 / 17

Kategori: | PENDIDIKAN, Riau |

Ilustrasi

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Setelah terjadi pelimpahan kewenangan SMA/SMK dari kabupaten/kota ke propinsi, menyisakan keresahan bagi para guru honorer.

Sebab mereka merasa khawatir jika nantinya tidak diakomodir sebagai guru  honorer daerah oleh Pemprov.

Sesuai informasi yang beredar, bahwa yang akan diakomodir itu hanya guru bantu Pemprov, sedangkan guru honorer dari daerah tidak diakomudir.

Menurut salah seorang guru honorer Masumi, bahwa para guru honorer sekarang nasibnya merasa di ujung tanduk.

“Sejauh ini belum ada kejelasan dari Pemprov, apakah kita masih bisa mengabdi sebagai tenaga guru apa tidak”, ungkapnya, Minggu (22/01/17),

Menurutnya ada beberapa pendapat info yang beredar, ada yang katakan pelimpahan kewenangan itu termasuk untuk guru, tapi ada juga yang katakan, Propinsi hanya mendata guru bantu.

“Saya pernah menanyakan ke saudara yang tugas di Disdik Riau, namun jawaban yang diterimanya juga belum bisa memastikan nasib guru honorer”, tambahnya.

Sebelumnya Plt Disdik Bengkalis Edi Sakura katakan, bahwa pelimpahan kewenangan SMA/SMK itu, termasuk untuk tenaga honorer.

“Pemkab Bengkalis sendiri sudah mengosongkan (nol-red) penganggaran untuk SMA-SMK di APBD 2017‎”, ujarnya beberapa waktu lalu. [MEG 14]

Laporan: Budi Prayitno

Editor: Mislam

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!