Masalah Anak Punk, Orgil dan PSK di Mandau Tidak Akan Pernah Terselesaikan. Ini Masalahnya

Diterbitkan Tanggal: 18 / 01 / 17

Kategori: | BUTUH PERHATIAN, MANDAU & PINGGIR |

RIAUEXPRESS, MANDAU – Dinas Sosial Harus Serius Tangani anak Jalanan (PUNK) yang berada di wilayah Kecamatan Mandau Pinggir. Khusunya di kota Duri Riau, di minta lebih serius menangani masalah anak jalanan, atau anak punk dan orang gila (orgil). Kondisinya sudah sangat menggangu, baik penguna kendaraan roda dua dan terkhusus kendaraan roda empat pada saat sedang berhenti sejenak di lampu merah atupun warga yang lagi asik menikmati makanan di rumah makan dan tempat di mana warga lagi istrahat makan siang.

Pantauan Media Express Group riauExpress.com Rabu 18/1/17, Santi (20 thn) mengatakan kepada RiauExpress.com, “Merasa sangat terganggu saat kami lagi sedang menyantap makanan bersama keluarga, bukanya menghibur lagu-lagu yang di persembahkan, namun justru malah membuat suasana tidak nyaman, apalagi penampilanya, maaf agak dimana gitu aroma yang kita terima”, sebutnya.

Santi menambahkan “Seharusnya Dinas Sosial melakukan sidak di bantu anggota Satpol PP untuk melakukan penertiban di setiap persimpangan dan lampu merah, rumah makan 3 hari sekali, harus ada upayalah dari Dinas Sosial dengan cara menyediakan panti rehabilitasi di kecamatan Mandau dan Pinggir,” ujar Santi salah satu warga kota Duri.

Semantara apa yang di sampaikan Kepala UPT Dinas Sosial  Kecamatan Mandau , Hj. Tengku untuk menanggapi hal ini.

“Untuk menyediakan rumah tempat rehabilitasi penampungan anak-anak jalanan dan anak punk, masalah ini sudah saya sampaikan berulang kali sama anggota DPRD, untuk menganggarkan guna membuat rumah tempat rehabilitasi tempat pembinaan untuk anak-anak ini, tapi usulan kita itu sampai sekarang belum juga tercapai,” jelas tengku.

“Kadang kadang kita hanya merenung, usulan sudah kita laksanakan dan penertiban melalui anggota Satuan Polisi Pamong Praja sudah dilaksanakan dengan baik. Tangkap, data, perjanjian, setelah itu lepaskan lagi dan besoknya datang lagi ke tempat yang sama. Kalau begini terus ya tidak ada berkesudahan,” tuturnya

“Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten bengkalis, mohonlah kiranya dipertimbangkan permintaan kami untuk membangun rumah rehabilitasi di kecamatan mandau, setidaknya adanya pembinaan dan arahan sedikit di berikan ilmu keterampilan bagi PSK, anak jalanan, anak PUNK bisa berkurang sedikit demi sedikit dan masalah ini akan hilang dengan berjalannya waktu setelah dilakukan pembinaan”. Jelas Kepala UPT Dinas Sosial Kec. Mandau. [MEG 1]

Laporan: Sutarno

Editor: Mislam

 

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!