http://riauexpress.com/press/2016/12/22/abrasi-ancam-perairan-pulau-bengkalis-pemerintah-terkesan-tidak-serius/
Export date: Wed Jul 18 0:49:37 2018 / +0000 GMT

Abrasi Ancam Perairan Pulau Bengkalis, Pemerintah Terkesan Tidak Serius


RIAUEXPRESS: Abrasi di Pulau Bengkalis. 21/12/16.



RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Masyarakat Pulau Bengkalis mendesak agar ‎Pemerintah Kabupaten Provinsi Riau bahkan sampai Pusat, untuk serius mengatasi persoalan abrasi yang terjadi di sepanjang pesisir Pantai Utara Pulau Bengkalis Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

Posisi bentaran pesisir pantai ini, yang kini telah menjadi korban abrasi dari akibat yang ditimbulkan dari ombak laut. Bengkalis merupakan tempat yang berhadapan langsung dengan Perairan Selat Malaka.

Terkait hal ini, masyarakat Pulau Bengkalis menilai pihak Pemerintah setengah-setengah dalam mengupayakan mengatasi abrasi.

Sebab selama ini, Pemkab. Bengkalis malahan hanya konsentrasi dengan proyek infrastruktur yang tidak begitu penting untuk kepentingan masyarakat, seperti proyek Hotmex di titik Jalan Poros Bengkalis, yang mencapai puluhan miliar.

Padahal, jalan poros tersebut, sudah terbangun dan belum terlihat jelas kerusakannya, tapi kenapa dilakukan pembangunan lagi.

Ungkapan kekecewaan ini, diungkapkan oleh warga Bengkalis Wanto (35) 22/12/16 “Bahwa seharusnya pihak Pemerintah lebih mengutamakan penyelamatan Pulau Bengkalis yang sudah terancam dari abrasi”.

Wanto menambahkan "Hampir sepanjang daratan Utara Pulau Bengkalis ludes terjun ke laut akibat abrasi, dan bahkan sudah sampai menghancurkan bangunan TPI di Desa Jangkang, apalagi ketika angin kencang, maka obak semakin kuat, "ungkapnya, kepada Media Express Group riauExpress.com.

Bahkan abrasi dipesisir utara Pulau Bengkalis ini, lanjutnya sudah mengancam pemukiman warga dan Pos Radar TNI AL hingga mencapai 20 meter, meski masyarakat sudah melakukan gotong‎-royong dengan memasang kayu untuk membendung gelombang, namun ini hanya pencegahan dini sebelum hal yang tidak diinkan terjadi.

Sampai berita ini diterbitkan, terkait abrasi ini awak media belum bisa konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.[MEG 14]

Laporan: Budi Prayitno

Editor: Mislam
Post date: 2016-12-22 18:14:50
Post date GMT: 2016-12-22 11:14:50

Post modified date: 2016-12-22 18:15:57
Post modified date GMT: 2016-12-22 11:15:57

Export date: Wed Jul 18 0:49:37 2018 / +0000 GMT
This page was exported from [ http://riauexpress.com/press ]
Export of Post and Page has been powered by [ Universal Post Manager ] plugin from www.ProfProjects.com