Keluh Kesah Suparman Kepada Kapolres Bengkalis

Diterbitkan Tanggal: 14 / 11 / 16

Kategori: | MANDAU & PINGGIR |

kecelakaan

RIAUEXPRESS.COM, MANDAU: Korban meninggal Laka Lantas di Jalan  Rangau Km11 berapa bulan lalu, sampai saat ini masih menyisakan pilu yang mendalam bagi keluarga pak  Suparman (47) warga  Keluarahan Balai Raja Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis Prov. Riau, menurut keterangan Polisi,  pelaku sampai saat ini  belum dapat di tangkap, tidak adanya saksi mata yang mengetahui saat terjadinya kecelakaan maut. Korban saat itu hendak kerja, namun malang tidak dapat di tolak, untung tak dapat di raih dan tiba-tiba mobil roda empat dari arah  berlawanan menghantam Honda Verza 150 CC warna hitam dengan Nomor Polisi BM 6038 DU yang di kendarai korban terpental, sehingga korban tidak sadarkan diri dengan posisi tubuh terkapar di jalan.

Menurut warga sekitar  kejadian, korban yang bernama  Sugiono (24) warga Kelurahan Balai Raja  berdasarkan KTP yang di miliki korban, saat itu korban  sudah  tergeletak di badan jalan  begitu saja, warga yang melihat saat itu terkejut, ada orang tergeletak dengan jenis kelamin laki laki  di biarkan begitu. Melihat korban tidak bergerak, warga  yang tidak mau di sebutkan nama ini langsung menghampiri korban dan memanggil penduduk sekitar kejadian. Ia takut sebagai saksi, melihat kejadian ini langsung melaporkan ke Pos Polisi terdekat, begitu mendapat laporan dari warga, polisi dari Polsek Mandau melalui Brigadir Aritonang  Langsung menuju  TKP  jalan Rangau . Aritonang dengan sigapnya langsung membawa korban ke Pukesmas terdekat untuk melakukan pertolongan pertama. Namun nyaawa korban tidak tertolong begitu sampai di pukesmas.

Dugaan  korban  meninggal akibat tabrak lari, menurut penduduk sekitar Kejadian saat itu  mendengar suara dentuman keras, warga pun tidak menghiraukan, anggap warga suara itu ban truck  pecah, namun ketika di lihat sudah banyak warga yang berkerumun. Ada 1 orang  tergeletak di jalan dengan satu honda besar merek Verza posisi sayaf depan sudah rusak.,

Menurut Brika Aritonag pada saat di TKP, ini kecelakaan tunggal, karena pada saat kejadian tidak adanya saksi yang melihat ketika terjadinya kecelakaan saat itu. Saat saya di TKP jelas Brika Aritonang, saya coba minta keterangan saksi disana, namun tidak ada yang mau menjadi saksi, mereka takut dalam insiden ini. Kita coba mencari saksi dengan tujuan supaya keluarga korban  mendapat santunan Jasa Raharja, dan itu sudah diberikan kepada keluarga korban  Bapak Suparman sebesar Rp. 25 Juta Rupiah, dan sampai saat ini pun pelaku tabrak lari belum bisa di tangkap dan kendaraan milik korban sudah kita amankan di Kantor Sat lantas 125, untuk sebagai barang bukti.

Lain halnya apa yang di sampaikan keluarga korban kepada pihak Media Express Group RiauExpress.com,  Minggu (13/11/16), orang tua korban Bapak Suparman mengatakan “Sudah sering kali menanyakan perihal kendaraan yang di tahan di kantor Satlantas 125. Kapan kereta saya bisa diambil pak Polisi. Jawab polisi nanti pak , kalau pelakunya sudah bisa kita tangkap”.

Pak Suparman menambahkan “Kasus anak saya ini sudah berbulan-bulan pak, tapi pelaku belum bisa tertangkap. Yang menjadi pikiran saya pak, honda saya itu kena hujan panas nanti bisa tambah rusak,  soalnya itu masih kredit dan belum lunas. Kalau tidak salah tiga bulan lagi akan lunas. Kalau masala anak saya meninggal kami sekeluarga sudah  ihklas, dalam hal ini saya sudah banyak mengeluarkan uang untuk membayar siapa yang bisa mengambilkan honda saya.  Harapan saya kepada pihak polisi untuk di pinjam pakai, apabila sewaku-waktu pelaku sudah tertangkap dan disidang, dan honda ini perlukan untuk sebagai barang bukti, ya kita serakan.  Kita kan mau pinjam pakai aja, disini kita tetap berharap kepada Bapak Kapolres Bengkalis , melalui Kasat Lantas Polres Bengkalis segera untuk mempertimbangkan Permohonan saya ini, untuk  segera di kabulkan. Kami orang susah pak Kapolres, soalnya pelaku sampai saat ini belum bisa tertangkap, sampai kapan saya harus menuggu. Kalau terlalu lama honda saya nanti bisa hancur kena hujan panas dan saya berharap kepada pihak Polisi segera menaagkap pelakunya, segera proses hukumnya agar cepat selesai”. Harap Bapak Suparman orang tua dari korban Sugino kepada RiauExpress.com menjelaskan. [MEG 1]

Laporan: Sutarno

Editor: Mislam

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!