Sosialisasi Ke Sekolah Tentang Keselamatan Berlalulintas, Kasat Lantas: ‘Mereka Generasi Bangsa Harus Dilindungi Oleh Kita’

Diterbitkan Tanggal: 12 / 10 / 16

Kategori: | POLRI |

RIAUEXPRESS.COM, TANAH DATAR: Dalam hal upaya memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keselamatan berlalu lintas dan mencegah tejadinya tindakan pelanggaran lalu lintas di tingkat pelajar, Kepolisian Resort Tanah Datar melalui Satuan Lalu Lintas (satlantas) kembali turun ke sekolah-sekolah.

lantas1Dengan pembekalan langsung oleh polisi lalu lintas (Polantas) di sekolah, diharap mampu mengurangi kecelakaan di tingkat pelajar.

Selasa (11/10/16), kemarin Kapolres Tanah Datar AKBP Irfa Asrul Hanafi, S.IK yang diwakili oleh Kasat Lantas Polres Tanah Datar AKP. Yulandi Rusadi, memberikan sosialisasi keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di MAN 2 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Selain Kasat Lantas, sosialisasi tersebut juga di fasilitatori oleh Unit Dikyasa Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Datar dan diikuti oleh seluruh siswa.

lantas2Kepala Sekolah MAN 2 Batusangkar, Drs. Ardoni mengungkapkan bahwa, sosialisasi tersebut merupakan pertama kalinya dilaksanakan pada tahun ajaran baru 2016/2017 ini. Ia menjadikan sosialisasi kamseltibcar lantas ini penting bagi peserta didik baru.

“Pentingnya etika berlalu lintas di jalan harus dimengerti oleh para pelajar sejak dini, khususnya para peserta didik baru ini. Apalagi seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas juga masih didominasi oleh para pelajar,” ucapnya

Kasat Lantas AKP Yulandi Rusadi yang akrab di sapa Pak Ong menyampaikan pedoman mengenai keselamatan berlalu lintas. Dengan menunjukkan contoh-contoh fakta berkendara yang dapat menimbulkan kecelakan, pihaknya berharap pelajar menjadi paham tentang pentingnya menjaga keselamatan.

“Jangan mengundang celaka untuk diri sendiri, dan jangan pula mencelakakan pengendara lain. Contohnya, berkendara dengan mengoperasionalkan ponsel, itu berbahaya dapat menuai celaka, lebih baik pengendara menepi dan berhenti apabila memang harus mengoperasionalkan ponsel,” ujar Pak Ong yang dikenal dekat dengan masyarakat.

lantas3Pak Ong menambahkan, kebanyakan kecelakaan terjadi akibat kesalahan yang dibuat oleh pengendara maupun pengemudi itu sendiri. “Mereka seringkali mengabaikan rambu-rambu keselamatan, sehingga disitulah kemudian terjadi kecelakaan. Seperti menggunakan ponsel di jalan, itu sangat berbahaya,” jelasnya.

Sosialisasi ini rutin diadakan secara kontinyu ke sekolah-sekolah yang ada di Tanah Datar, diharapkan kedepan melalui sosialisasi ini, kecelakaan khususnya dengan melibatkan pelajar dapat benar-benar dikurangi. “Mereka para generasi bangsa ini harus dilindungi oleh kita, para orang tua, selanjutnya pilihannya apakah mereka mau atau tidak dilindungi dengan mematuhi aturan lalu lintas dan tidak melanggar rambu-rambu,” pungkasnya. [Joni Hermanto]

Editor: Mislam

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!