Setelah Dinonaktifkan PTA Sumbar, Oknum Ketua PA Yang Tertangkap Mesum Akan Diserahkan Ke MA

Diterbitkan Tanggal: 12 / 10 / 16

Kategori: | NUSANTARA, Padang |

RIAUEXPRESS.COM, PADANG: Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, akhirnya Pengadilan Tinggi Agama Sumatera Barat, menonatifkan oknum Ketua Pengadilan Agama Padang Panjang. Seperti yang di beritakan RiauExpress.com sebelumnya, Elvia Darwati (49) yang merupakan ketua Pengadilan Agama Kota Padang Panjang, Sumatera Barat terjaring razia petugas Satpol PP saat berada di dalam kamar Hotel Dahlia di Jalan Ahmad Yani Kampung Cina, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat bersama seorang laki-laki yang bukan suaminya, Minggu 9/10/16 malam.

ilustrasi-penegak-hukum“Evia (panggilan Elvia Darwati.red) akan dinonaktifkan sebagai ketua pengadilan dan ditarik ke Pengadilan Tinggi Agama Sumbar untuk sementara waktu”, kata pejabat Humas sekaligus Hakim Tinggi pada PTA Padang Damsyi Hanan, di Padang, Selasa (11/10/16).

Yang bersangkutan, katanya, akan berada di Pengadilan Tinggi Agama Padang hingga proses permasalahannya di Mahkamah Agung (MA) selesai.

Sejak mengetahui kabar tersebut dari pemberitaan, pihak PTA Padang telah membentuk tim untuk melakukan pemeriksaan, pada Senin (10/10/16).

“Setelah ada pemberitaan tentang razia, Ketua PTA Padang membentuk tim untuk melakukan pemeriksaan. Saat ini hasil pemeriksaan itu telah diserahkan kepada Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung RI,” katanya.

Terdapat tiga hakim tinggi yang ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan tersebut, yaitu Zulkifli Arif, Asparmunir, dan dia sendiri. Dari pemeriksaan tim, hasilnya langsung diserahkan kepada Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung, disertai rekomendasi dari PTA Padang pada Selasa (11/10/16). Salah satu yang direkomendasikan adalah sanksi pemberhentian.

Dan yang akan memutuskan sanksi terhadap Elvia, adalah putusan Majelis Kehormatan Hakim (MKH).

Damsyi Hanan menambahkan, bahwa pelanggaran etik yang dilakukan Elvia tergolong dalam pelanggaran berat, dengan ancaman tertinggi berupa pemberhentian terhadap status hakim serta kepegawaiannya.

Sementara itu, Juru bicara Mahkamah Agung (MA) Suhadi di Jakarta membenarkan Ketua Pengadilan Agama Padang Panjang Provinsi Sumatra Barat Elvia Darwati, terjaring dalam razia penyakit masyarakat (Pekat) di Kota Bukittinggi.

“Benar, Ketua Pengadilan Agama Padang Panjang tertangkap razia oleh Satpol PP Kota Bukittinggi,” ujar Suhadi ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (11/10/16).

Namun sebelumnya Pimpinan Mahkamah Agung sudah meminta Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sumatera Barat untuk segera melaporkan kebenaran peristiwa penangkapan itu.

“Setelah itu Badan Pengawas akan membentuk tim untuk melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan”, ujar Suhadi.

Setelah pemeriksaan selesai, barulah Ketua Mahkamah Agung menentukan sanksi apa yang akan dijatuhkan kepada Elvia. “Sekarang menunggu laporan Ketua Pengadilan Tinggi Agama di sana”, pungkas Suhadi.

Laporan: Joni Hermanto

Editor: Mislam

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!