KPK Tahan Advokat Tersangka Suap Panitera Pengganti PN Jakarta Pusat

Diterbitkan Tanggal: 31 / 07 / 16

Kategori: | KPK |

kpkRIAUEXPRESS.COM, JAKARTA: Untuk kepentingan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi memberi atau menjanjikan sesuatu kepada Penyelenggara Negara dengan maksud supaya Penyelenggara Negara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan upaya hukum penahanan terhadap tersangka RAW (Advokat) untuk 20 hari ke depan terhitung mulai hari ini di Rumah Tahanan Negara Polres Jakarta Pusat.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan RAW sebagai tersangka. RAW selaku Penasihat Hukum PT KTP dan tersangka AY, karyawan di kantor firma hukum miliknya, diduga memberi atau menjanjikan sesuatu kepada tersangka SAN (Panitera Pengganti pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat) dengan maksud supaya Penyelenggara Negara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya terkait dengan putusan perkara perdata antara PT MMS selaku penggugat dengan PT KTP selaku tergugat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Atas perbuatannya, tersangka RAW disangkakan melanggar pasal 6 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.
 
Dalam kasus ini KPK menetapkan 3 orang sebagai tersangka, yaitu AY, SAN dan RAW. Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada akhir bulan Juni lalu. Saat itu, KPK mengamankan 3 orang dan uang total SGD 28.000 yang dipecah dalam 2 amplop masing-masing berisi SGD 25.000 dan SGD 3.000. KPK telah menahan dua tersangka lainnya di dua Rutan berbeda, yaitu SAN di Rutan Polres Jakarta Pusat dan tersangka AY di Rutan Polres Jakarta Timur. Sedangkan, seorang lainnya sebagai saksi telah dilepaskan setelah menjalani pemeriksaan 1 x 24 jam paska penangkapan.

Informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Yuyuk Andriati Iskak
Hubungan Masyarakat
Komisi Pemberantasan Korupsi
Jl. HR. Rasuna Said Kav C-1 Jakarta Selatan
(021) 2557-8300
www.kpk.go.id | Twitter: @KPK_RI

[KPK.GO.ID]Juli 28 2016 14:00

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!