Susi: Bulan Agustus, 71 Kapal Pencuri Ikan Ditenggelamkan Tanpa Dinamit

Diterbitkan Tanggal: 27 / 07 / 16

Kategori: | NUSANTARA |

kapal_hancurkanRIAUEXPRESS.COM, JAKARTA: Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan ada 71 kapal pencuri ikan yang akan ditenggelamkan pada bulan Agustus. Namun penenggelaman kapal tidak lagi dengan cara diledakkan.
“(Bulan) Agustus ini ada 71 kapal di 8 tempat lokasinya (yang akan ditenggelamkan, red). Kita tidak publish gambarnya, tapi ditenggelamkan saja, dibocorkan. Bukan diledakkan pakai dinamit,” kata Susi di Kantor KKP, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2016).

Susi mengatakan, pemerintah tetap akan menindak tegas kapal-kapal asing yang mencuri ikan di wilayah perairan Indonesia. Namun tindakan tegas yang akan dilakukan tidak akan digembar-gemborkan.

“Ke depan, kita akan tetap sama perlakuannya pada KIA (kapal ikan asing) yang ambil ikan di Indonesia. Tetap tegas, tenggelamkan. Tapi kita hindari lagi publicity, kalau dulu kan kita memerlukan efek jera (dengan meledakkan kapal),” ujar Susi.

“Penenggelaman kapal juga sudah tidak menggunakan peledakan lagi karena untuk iklim investasi juga. Kan rasanya bagaimana tuh kalau terus lihat ledakan ikan. Kita kan butuh investasi juga untuk pengembangan ekonomi perikanan kita,” imbuhnya.

Cara penenggelaman kapal dengan meledakkan yang sebelumnya dilakukan, menurut Susi bertujuan untuk membantu ekosistem laut dengan rumpon.

“(Penenggelaman kini) untuk dijadikan rumpon. Sebagian ada yang minta di Bali dan Manado untuk rumpon diving site. Dan 5 yang bagus kita (buat untuk) temani kapal Viking. Nanti Viking akan kita geser karena di sana ombaknya besar. Banyak geser-geser ke pinggir jauh sekali,” ucap Susi.

Terkait program pemberantasan kapal asing pencuri ikan, KKP menurut Susi akan membangun monumen simbol anti illegal fishing.

“Kita juga buat monumen, perwakilan dari masing-masing negara sebagai monumen illegal fishing di Pangandaran,” tuturnya. (fdn/fdn)

[DETIK.COM]-[RX]

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!