Mengurus Pajak Kendaraan di Pekanbaru Kini Bisa 15 Menit

Diterbitkan Tanggal: 30 / 06 / 16

Kategori: | Pekanbaru, RIAU |

RIAUEXPRESS.COM, PEKANBARU: Kepolisian Daerah Riau dan Pemerintah Provinsi Riau bertekad membenahi urusan administrasi dan pajak kendaraan bermotor di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat).

Mulai Rabu (29/6) keruwetan pengurusan administrasi kendaraan dipermudah dengan memangkas meja pengurusan dari sebelumnya empat loket menjadi dua loket saja.

“Kami memangkas proses untuk memudahkan warga yang mengurus administrasi kendaraan. Bila selama ini banyak warga yang komplain karena rumit mengurus pajak, sekarang ini layanannya semakin mudah karena loket Polri, Dispenda dan Jasa Raharja disatukan. Mengurus pajak sekarang lebih praktis,” kata Kepala Polda Riau Brigadir Jenderal Supriyanto saat acara peluncuran Penyederhanaan Pelayanan Dua Loket di Samsat Pekanbaru Kota, Rabu (29/6/2016).

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman pada acara itu mengatakan, penyederhanaan proses dimaksudkan untuk mempermudah urusan warga di kantor Samsat.

Selain itu, Dinas Pendapatan Daerah Riau juga memberi keringanan bagi kendaraan yang menunggak pajak sampai Desember 2016.

“Sekarang ini membayar pajak sudah mudah. Saya berharap masyarakat tepat waktu menunaikan kewajibannya membayar pajak kendaraan untuk membiayai pembangunan daerah,” kata Arsyadjuliandi.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Komisaris Besar Guritno Wibowo mengungkapkan, penyederhanaan loket membuat urusan pajak di Samsat Pekanbaru dipastikan lebih cepat dari biasanya.

“Sekarang ini wajib pajak tidak perlu bingung karena birokrasinya pendek. Apabila sudah memasukkan berkas ke loket tinggal menunggu namanya dipanggil. Apabila berkasnya lengkap, waktu tunggu hanya sekitar 15 menit,” ujar Guritno.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di ruangan Samsat Pekanbaru Kota, warga yang mengurus pajak tampak lebih banyak yang puas dengan proses pelayanan baru itu.

Setelah mengambil nomor antrean, warga tinggal memasukkan berkas ke loket satu. Tidak berapa lama, wajib pajak akan dipanggil namanya untuk membayar pajak sesuai ketentuan.

Pengambilan STNK yang sudah dibayar pajaknya dilakukan di loket dua. Antrean panjang yang selama ini menjadi pemandangan di kantor itu sudah jauh berkurang.

Di sudut dekat pintu keluar, terdapat sebuah mesin pencatat Indeks Kepuasan Masyarakat yang berurusan di kantor Samsat. Warga dapat menyampaikan pendapatnya tentang proses administrasi di kantor itu dengan mengisi jawaban atas pertanyaan “Sudah Puaskah Anda dengan Layanan Kami?”.

Pada Rabu (29/6/2016) sampai pukul 13.41 tercatat 62,24 persen warga menyatakan puas dengan layanan itu dan 13,72 persen menyatakan biasa saja. Hanya saja masih ada warga yang kurang puas dengan suara sebanyak 24 persen.

Penulis : Syahnan Rangkuti
Editor : Farid Assifa
Sumber : Harian Kompas,
         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!